Celoteh untuk pemimpin

Saat ini siapa yang tidak kenal Dia,
Iya seantero nusantara ini tau engkau,
Kecerdasanmu, ide ide brilianmu tidak ada yang menyangkal,
Guyuran informasi yang kian deras semakin menaikkan citra mu
Teringat cerita usang 4 tahun lalu,
Saat kau beradu dengan 4 calon pemimpin lainnya, siapa sangka rakyat mu teramat mencintaimu yang akhirnya memperpanjang kursi kekuasaanmu untuk kali yg kedua
Lalu aku, siapa aku
Pemuda bodoh yang keluyuran kesana kemari sibuk membawa amplop coklat sambil sesekali menguping dan mengintip berita berita di selokan selokan koran dan radio
Waktu itu, isu paling seksi adalah tentang eksplorasi minyak dan gas bumi, berbekal ijazah berlabel Geologi Pertambangan, si bodoh ini cukup percaya diri untuk berkarya ditempatku sendiri, yang katanya kaya Minyak bumi itu,
Iya Aku ingat, tak sengaja kudengar informasi di radio ujung jalan itu, tentang pelatihan migas bagi pemuda pemudi angling dharmo, terbit semangat dan optimis di dalam dada, dengan segera kulaju motorku menuju stasiun radio itu, ditunjukkanlah pada tempat tentang seluk beluk informasi,
Di Gajah Mada entah nomor berapa ditemuilah oleh seorang laki laki, halus tutur tingkahnya dengan sopan menjelaskan apa,bagimana,dimana dan kapan kesempatan berkerja di Migas, jawabannya masih kuingat
“Ini adalah programnya beliau, untuk menjamin dilaksanakannya pelatihan dan pekerjaan kedepannya, kita harus berusaha untuk membuat beliau naik lagi,disetiap kecamatan sudah ada pengurusnya, silahkan saudara sms ke nomor pengurus disana”
Ahh jangan jangan ini hanya strategi kampanye, pikirku lagi….dan ternyata benar adanya 2 bulan setelah pemilihan dan pelantikan tak ada kabar sama sekali soal pelatihan dan kerja di Migas ini….
Ohh Tuhan nasib pemuda bodoh, tapi celoteh bukan akan bercerita rentang kebodohan kebodohannya lagi
Tapi tentang pemimpinku, pemimpin masa depan, siapa sangka dengan kerendahan hati, tutur kata yg membumi membuat hati rakyatnya terpikat, baru pemimpin ini sajalah siapa saja bisa menyapa, berjabat bahkan berjalan seiringan, orang tua, pemuda, pengusaha bahkan tukang sapu, iya baru kali ini….
Kota kecil dan kering ini sekarang dikenal dunia, bahkan dianggap sejajar dengan paris dan tokyo, luar biasa sekali pemimpinku ini,
Tak terpungkiri dia adalah cendekiawan yg pernah ada dan dimiliki dikota ini, berkat dia satu persatu gebrakan dilakukan,
dana terkonsentrasi, pavingisasi yang berujung penghargaan, sustainable development, semboyan selamat datang banjir, dana abadi hingga menjadi wakil indonesia dalam pemerintahan terbuka,
Nyaris sempurna bukan,

Maafkan aku yang masih terus beceloteh tentangmu pemimpinku…
Maafkan aku yang tak bisa terus terusan memujimu, menyanjungmu, layaknya kehidupan semua butuh keseimbangan,
Diujung barat, selatan dan utara butuh sentuhanmu juga pemimpinku, jika anak buahmu tak mampu bertindak dengan paving paving yg mulai pecah, jalan jalan tak laik, membuat mereka kian terpinggirkan,
Dibalik jargon pemerintahan terbuka, siapa sangka wanita paruh baya itu tak tahu apa apa, jangankan tentang kota ini desanya pun tak tahu,
Diujung barat, timur, selatan dan utara banyak anak anak bersekolah seadanya, sekolah gratis kapan terlaksana,
Banyak lagi pemimpinku, petani banyak menggerutu dengan mahal dan sulitnya pupuk,
Ahh itu cuma sebagian hal kecil pemimpinku
pemuda pemudi kesana kemari tak punya masa depan yang jelas di kota ini, pergilah mereka ke kota tetangga juga
Mereka semua butuh sentuhanmu pemimpinku,
Janganlah citra kota yg sudah terbangun sekeren ini di mata dunia, menjadi bumerang, sebelum rakyatmu  berceloteh tentang rasa laparnya, tentang akses jalannya yg parah, tentang banyaknya pengangguran, tentang kesenjangan desa dan kota, tentang mafia program dan lain lain…
Nampaknya saya mulai lelah saya sudahi saja celotehan asal bunyi ini

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s