Tanggung Jawab Sosial Perusahaan untuk Pembangunan Berkelanjutan

Rabu (16/12/2015) saya sempat mendapatkan kesempatan untuk mewakili organisasi untuk mengikuti rakor dan sinkronisasi terkait CSR atau corporate social responsibility yang dalam bahasa Indonesia lebih enak di baca Tanggung jawab social perusahaan, apa itu ? menurut kamusbesar.com CRS atau tanggung jawab sosial perusahaan adalah Komitmen perusahaan dalam melakukan kegiatan operasional dengan memperhatikan aspek ekonomi,sosial dan lingkungan serta menghargai kepentingan para pemangku kepentingan, yaitu investor, pelanggan, karyawan, rekan bisnis, penduduk setempat, lingkungan dan masyarakat umum

Jadi secara sederhana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan adalah sebuah komitmen atau kewajiban perusahaan untuk memberikan tanggung sosial, ekonomi kepada  lingkungan, masyarakat, stakeholder  dimana perusahaan tersebut beroperasi secara berkelanjutan.

Di Indonesia kegiatan CSR telah diatur dalam undang – undang sejak 16 Agustus 2007 melalui Undang – Undang Perseroan Terbatas (UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas), UU ini mengikat semua jenis korporasi yang berbentuk Perseroan Terbatas baik itu berstatus swasta maupun Milik Negara. Pengikat perusahaan berbadan BUMN mengenai CSR telah diatur dalam UU tentang BUMN pasal 2 juncto pasal 66 Ayat 1, UU Nomor 19 tahun 2003 pasal 8 keputusan Menteri Negara Nomor 236 tahun 2003.

Dengan beberapa alasan seperti diatas maka terjawab sudah kenapa perusahaan – perusahaan besar di dalam negeri maupun internasional melakukan program CSR, karena memang akan berdampak positif bagi perusahaan tersebut. Selain citra positif yang diterima perusahaan dengan adanya program CSR tentu saja akan berdampak positif pula pada masyarakat maupun lingkungan yang merasakan secara langsung dampak dari program CSR.

Lalu di Bojonegoro bagaimana TJSP (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan)ini , sudahkah dilakukan sebaik baiknya untuk kesejahteraan masyarakat Bojonegoro?

Nah kebetulan pada hari itu, pemerintah Bojonegoro melalui satuan kerjanya menggagas sebuah forum pertemuan yang akan mengkoordinasikan dan juga mensinkronisasikan CSR di Bojonegoro, pertemuan kali itu menghadirkan tiga stakeholder utama pelaksana TJSP yakni pemerintah daerah melalui satkernya, pihak perusahaan di Bojonegoro sejumlah 72 perusahaan, dan juga pihak masyarakat sipil yang diwakili oleh organisasi seperti yang sedang saya wakili.

Regulasi terkait tanggung jawab sosial perusahaan di Bojonegoro baru saja disahkan dalam peraturan daerah nomor 5 tahun 2015 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Dengan adanya payung hukum terkait kewajiban perusahaan untuk memenuhi tanggung jawabnya tersebut diharapkan akan mampu memberikan dampak sosial ekonomi yang sustainability atau dampak yang berkelanjutan mengutip pernyataan Kang Yoto.

Diadakannya forum pertemuan tersebut tidak lain adalah untuk melaksanakan mandat perda nomor 5 tahun 2015 tentang TJSP tersebut, yakni untuk membentuk forum CSR yang terdiri dari perusahaan perusahaan yang membentuk sebuah forum untuk mengatur bagaimana pola CSR yang akan dikeluarkan oleh perusahaan.

But now saya tidak membahas lebih jauh terkait tentang forum atau perda tersebut ya, secara substansi yang menjadi garis besar disini adalah seperti kutipan dari orang nomor 1 di Bojonegoro, bagaimana sebuah tanggung jawab perusahaan atau CSR tersebut bisa memberikan manfaat yang berkelanjutan atau sustaibility effect bagi masyarakat, lingkungan, daerah dimana perusahaan melakukan operasi, tidak hanya sekedar memberikan bantuan, amal, atau charity yang dampaknya akan habis sebentar namun dampak ekploitasi sendiri masih akan menyebabkan kerugian bagi masyarakat sekitar.

Ilustrasinya gini, di taukan di Bojonegoro saat ini menjadi sumber energy negara slogan daerahnya sendiri juga disebutkan bahwa Bojonegoro lumbung pangan dan energi karena di bumi kota tercinta ini mengandung berjuta juta juta barrel lintung mahal, dan untuk mengeluarkan lintung dari perut bumi pasti memerlukan peralatan, kemampuan yang  so high sehingga harus menyewa operator luar negeri, nah dengan akan di eksploitasinya sumber minyak tersebut pasti akan membawa dampak besar bagi masyarakat sekitar seperti misal pembebasan lahan warga, untuk daerah operasi, taukan bahwa lahan lahan warga itu dulunya adalah sebuah lahan produktif tempat bercocok tanam yang berupa sawah, kebuh dll dan dengan adanya eksploitasi, lahan lahan tersebut harus rela dijual benar saat mendapatkan ganti rugi penjualan tersebut akan memberikan finansial yang cukup banyak namun tentunya jika tidak bisa dimanfaatkan sebaik mungkin akan habis juga dan setelah itu mereka mau apa? sawah sudah tak ada…..itu salah satu contoh, maka dari itu tanggung jawab sosial perusahaan mutlak harus dilakukan oleh setiap perusahaan yang berbadan hukum baik ekstratif maupun non ekstratif.

Lalu bagaimana Tanggung jawab sosial perusahaan untuk pembangunan berkelanjutan ?

Seperti yang diutarakan oleh kang Yoto bahwa konsep CSR atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan diharapka mampu memberikan dampak yang berkelanjutan,

Program CSR baru dapat dikatakan berkelanjutan apabila, program yang dibuat oleh suatu perusahaan benar-benar merupakan komitmen bersama dari segenap unsur yang ada di dalam perusahaan itu sendiri. Tentunya tanpa adanya komitmen dan dukungan dengan penuh antusias dari karyawan akan menjadikan program-program tersebut bagaikan program penebusan dosa dari pemegang saham belaka. Dengan melibatkan karyawan secara intensif, maka nilai dari program-program tersebut akan memberikan arti tersendiri yang sangat besar bagi perusahaan.

Melakukan program CSR yang berkelanjutan akan memberikan dampak positif dan manfaat yang lebih besar baik kepada perusahaan itu sendiri maupun para stakeholder yang terkait. Sebagai contoh nyata dari program CSR yang dapat dilakukan oleh perusahaan dengan semangat keberlanjutan antara lain, yaitu: pengembangan bioenergi, melalui kegiatan penciptaan Desa Mandiri Energi yang merupakan cikal bakal dari pembentukan eco-village di masa mendatang bagi Indonesia terlebih Bojonegoro

Tidak mudah memang untuk memberikan jawaban yang tegas terhadap pertanyaan diatas, namun penulis beranggapan bahwa “CSR is the ultimate level towards sustainability of development”. Umumnya kegiatan-kegiatan community development, charity maupun philanthropy yang saat ini mulai berkembang di bumi. Indonesia masih merupakan kegiatan yang bersifat pengabdian kepada masyarakat ataupun lingkungan yang berada tidak jauh dari lokasi tempat dunia usaha melakukan kegiatannya. Dan sering kali kegiatannya belum dikaitkan dengan tiga elemen yang menjadi kunci dari pembangunan berkelanjutan tersebut yakni sosial, ekonomi dan lingkungan. Namun hal ini adalah langkah awal positif yang perlu dikembangkan dan diperluas hingga benar-benar dapat dijadikan kegiatan Corporate Social Responsibility yang benar-benar sustainable.

Program CSR yang berkelanjutan diharapkan akan dapat membentuk atau menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri. Setiap kegiatan tersebut akan melibatkan semangat sinergi dari semua pihak secara terus menerus membangun dan menciptakan kesejahteraan dan pada akhirnya akan tercipta kemandirian dari masyarakat yang terlibat dalam program tersebut.

Program CSR tidak selalu merupakan promosi perusahaan yang terselubung, bila ada iklan atau kegiatan PR mengenai program CSR yang dilakukan satu perusahaan, itu merupakan himbauan kepada dunia usaha secara umum bahwa kegiatan tersebut merupakan keharusan/tanggung jawab bagi setiap pengusaha. Sehingga dapat memberikan pancingan kepada pengusaha lain untuk dapat berbuat hal yang sama bagi kepentingan masyarakat luas, agar pembangunan berkelanjutan dapat terealisasi dengan baik. Karena untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan mandiri semua dunia usaha harus secara bersama mendukung kegiatan yang terkait hal tersebut. Dimana pada akhirnya dunia usaha pun akan menikmati keberlanjutan dan kelangsungan usahanya dengan baik.

Bojonegoro MATOH !

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s