1707 dan Masa Depan

Siang,waktu dimana kamu dan aku menunggu datangnya masa depan, menunggu  waktu untuk datang,. Tertata rapi di pojokan kamar, tas ransel, tas jinjing, dan selempang dan beberapa buah keresek warna hitam dengan isian kerupuk dan sandal. Suara adzan Dhuhur menjadi pemisah antara perjalanan dan harapan. Tertunduk dan menunggu dikumandangkannya iqomah, sambil sesekali melirik jam di tangan, harap harap cemas waktu yang ditunggu takut terlewatkan.

Lima belas menit kemudian, suara mesin mulai menyala bersiap menenteng kresek berisi krupuk dan sandal, bersiap duduk di jog belakang. Tiga kata terucap diiringi pecahnya air mata, “bu aku berangkat” ,sambil sembunyi kuusap juga pipi yang mulai basah. Tak kulepaskan pegangan ini, 5 tahun terakhir duduk di jog motor yang sama sambil bercengkrama, sekedar membahas ini itu.

Lima menit , sampailah ditempat tujuan, berjalan menyusuri lalu lalang kendaraan, sambil memegang erat jari jemari ini, ikut terbawa dalam kerumunan asap asap hitam, yang ditunggu tak juga kelihatan. Duduk berdua bersandar besi pembatas kendaraan menikmati waktu yang tersisa, tidak terelakan pecah lagi air mata ini, sambil cengengesan seenaknya bicara “hey Jakarta itu dekat, nanti aku juga pulang”

Waktu yang dinanti tiba, laki laki bertubuh tambun datang, “siap berangkat” ucapnya, sambil celingukan melihat kesana kemari, rupanya dibelakang dan bersiap melaju, klakson dibunyikan bersiap datang dan ini waktunya, kucium tangannya dengan penuh keiklasan, tak lupa kedua pipi yang telah basar oleh air mata , dikecupnya kening ini dengan penuh cinta. 4 tahun yang lalu kita kita mulai mengenal dan mencoba berjalan bersama melewati warna warni dunia, 1 tahun kemudian kita berjalan seiring dalam sebuah ikatan halal untuk mewujudkan mimpi mimpi yang dulu, dan sekarang tahun ke -6 akan kita lewati ditempat yang berbeda, masih karena mimpi yang sama. Bunyi klakson kedua, mulai menaiki tangga dan aku masih ditempat yang sama, menunggu melajunya Bus pembawamu 1707 menjemput masa depan di ibu kota.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s