Putri Tidur

Pagi yang terus terusan menajamkan sebelah matanya mengolok olok kemalasan yang mulai tambun, hari ini semakin banyak printilan yang harus segera dieksekusi, semakin ngawur mmbalas dengan malas. Tapi putri bukan perempuan yang hanya diam di pojokan gardu sambil menunggu sapaan dari yang lewat, dia tidak mau kalah dengan kekebasan yang tidak bertanggung jawab itu. Bangunlah dia kemudian memulai menabur benih diladang yang dianggapnya paling baik, energinya yang kemarin mulai tumpul perihal sakit hati karena tono tak henti henti memakinya, dengan mudah meluncur saja saja kata katanya, perempuan tak jelas, perempuan matre, perempuan tak memiliki pendirian, perempuan pemperdaya tumpah ruah membuatnya ingin menghardik tono balik, bisamu cuma memaki saja bos! begitu ungkap Putri lewat whatsappnya kemarin. Kemudian seminggu sudah Tono hilang baik kabar dan nampaknya, Putri kalang kabut karenanya

Memang bro Tono kukenal sebagai kawan yang cukup perfect, mulai dari arogan,  cakap, memiliki jejaring yang luas, dia mampu menjadi dirinya sendiri dengan keDia annya dengan konsepsi hidup yang renyah dan penuh ide, mungkin kalau bisa ditebak itu yang membuat Putri termehek mehek sampai rela mencarikan pacar gantengnya pacar baru dan akhirnya memilih Tono.

Putri kataku, mungkin maksud Tono baik yang ingin memiliki pacar sekaligus tandem yang pas, pas untuk memadu kasih dan pas untuk berfikir, terkadang soal hubungan ini yang menjadi penting bukan sebab keberadaan dan keadaan yang terlihat, tapi hal hal yang disadari keberadaannya “ada” secara fisik dan sinkron dengan hati dan otak, memang perlu diferensiasi yang jelas soal ini,  dan kukira putri masih berkiblat pada madzab Kahlil Gibran. Dan nampaknya teori ini memang ada benarnya meskipun belum ada riset yang membuktikan, dan ternyata dengan si Ganteng tak pernah kulihat Putri begitu bahagianya seperti saat ini

Segala hal yang berlaku baik dan tidak baik sudah tentu melekat pada setiap diri, kehebatan dan kemashyuran kesetiapnya mesti menjadi isi dari setiap otak anak manusia, dan keberadaan atas penumbuhan rasa yang mampu menjadi letupan pendorong untuk menjadi lebih dari yang ada, kita bukan siapa siapa tentu aku tak lebih hebat dan menarik dari mantanmu yang seorang model itu, seharusnya kamu lekatkan pandanganmu diawal pertanyaan bahwa aku bukan siapa siapa, tapi kali ini aku berterimaksih bahwa berkali kali kamu berhasil memantik api yang belum sempat membuatnya terbakar dan kamu sengaja menghebuskan angin maka padamlah api itu lagi ungkap putri diiringi mata sembab dan memerah,

Sudahlah putri kambalilah pada dirimu sendiri, keberadaanmu ada atas apa yang telah kamu adakan, tidak lagi soal Tono dan siapapun, jangan jadi latah seperti mereka mereka yang terserak menjadi semburat karena ketidakberpihakan pada perasaan, biar waktu sajalah yang akan menjawab ungkapku,

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s