Kebebasan Berekspresi, Internet dan Hak Hak Digital

Kebebasan berinformasi, berekspresi dan berpendapat melalui berbagai media adalah salah satu hak dasar yang dimiliki setiap warga negara dan telah diatur dan dilindungi secara global dan pada konstitusi dalam negeri. Setiap warga negara dapat mengekspresikan diri, mencari, menerima dan menyampaikan informasi, ide dan gagasannya melalui media media yang tersedia dan mendapatkan perlindungan atasnya

Internet, menjadi salah satu instrumen penting, salah satu media untuk mewujudkan kebebasan berekspresi. Keberadaan internet dewasa ini begitu menunjang terwujudnya partisipasi masyarakat yang diwujudkan melalui sarana berekspresi seperti media sosial, blog, portal online, dsb. Bahkan hari ini Internet menjadi salah satu alat yang dibutuhkan dalam rangka mewujudkan berbagai hak asasi manusia mengutip  Special Rapporteur PBB bidang Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi, Frank William La Rue, mengingatkan, “Internet telah menjadi alat yang sangat diperlukan untuk mewujudkan berbagai hak asasi manusia, memerangi ketidakadilan, dan mempercepat pembangunan dan kemajuan manusia, maka memastikan (ketersediaan) akses ke Internet haruslah menjadi prioritas bagi semua negara

Bagaimana penggunaan internet di negeri ini? pertumbuhan pengguna internet di Indonesia terus mengalami peningkatan, menurut laporan yang dikeluarkan  oleh “We Are Social” Agency marketing sosial, pada tahun 2016 lalu jumlah pengguna internet di Indonesia Hanya mempunyai sekitar 88,1 juta pengguna internet pada awal tahun 2016, lalu naik sebesar 51 persen ke angka 132,7 juta pengguna pada awal 2017 ini, dan pengguna aktif media sosial sebesar 106 juta pada awal 2017. Media sosial menjadi sarana paling mudah dan efektif , melalui media sosial setiap individu dapat menuangkan ide, gagasan dan juga pemikirannya. Dan dewasa ini bisa kita lihat bahwa media sosial dan warga net dapat menjadi kekuatan baru dengan cara cara yang berkebaruan untuk mewujudkan perubahan sosial kearah yang lebih baik.

Berekpresi dengan internet? Beberapa peristiwa dapat kita saksikan bahwa keberadaan internet dapat menjadi alat untuk berekspresi apakah itu kritik sosial, atau curhatan pribadi, satu contoh kita lihat dari kasus Prita yang menyampaikan curhatannya dengan media internet dalam hal ini adalah email atau milis. Kasus penyampaian ekspresi melalui internet menyebabkannya harus masuk ke penjara, dunia pun turut prihatin atas kasus Prita sampai muncul aksi mengumpulkan koin untuk membebaskan Prita dari hukuman. Masyarakat yang peduli dengan kasus ini turut berpartisipasi hingga erkumpul 16 juta rupiah. Bisa dilihat fenomena yang ada, banyaknya blog-blog yang ada sebagai ajang untuk berekspresi, inilah kebaruan yang menjadi budaya dan tren baru bahwa internet adalah fakta sejarah sebagai alat untuk mewujudkan  hak asasi manusia yang didalamnya termasuk hak untuk berekspresi

Hak Hak Digital

Keberadaan Internet menawarkan kesempatan yang belum pernah ada sebelumnya untuk menegakkan dan mempromosikan HAM dan sekaligus memainkan  peran yang semakin penting dalam salah satu hak kehidupan kita sehari-hari, yaitu berinformasi, berpendapat dan berekspresi. Keberadaan internet yang semakin siginifikan dan berpengaruh dalam segala aspek sehigga a diperlukan pemahaman baru tentang hak hak digital atau Digital Rights, yang meliputi dua hal, yang pertama adalah Rights to Internet  atau hak hak terhadap internet yang meliputi kesetaraan dan kemudahan akses internet, dan yang  Kedua, rights on Internet atau hak asasi di Internet, seperti hak untuk berekspresi, hak atas informasi, dan perlindungan privasi.
Indonesia menjadi negara yang relatif lebih baik dengan adanya pengaturan terkait keterbukaan informasi dan kebebasan berekspresi. Namun demikian tidak bisa dipungkiri juga bahwa pelanggaran terkait isu isu digital ini menjadi problem baru, setidaknya isu isu penting digital rights dinegeri ini yang harus difikirkan adalah kesenjangan digital yang mengurangi hak warga terhadap akses internet, pemblokiran akses internet kaum marginal (LGBT), maraknya kriminalisasi dan persekusi pengguna Internet menggunakan UU ITE dan belum adanya UU yang melindungi privasi pengguna Internet
Diakhir tulisan, adalah pentingnya melakukan edukasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan internet dengan baik, benar dan cerdas. Bagaimana memproduksi informasi yang benar, tidak menelan mentah mentah informasi tanpa adanya konfirmasi kebenaran, dan memanfaatkan internet sebagai sarana untuk berekspresi sesuai dengan batasan yang diatur dalam konstitusi

 

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s