Irasional vs Rasional


Diantara rintik rintik hujan malam itu sarti dan lewi asyik bercengkrama, hujan yang ala kadarnya itu semakin menambah romansa kelekatan keduanya, ditempat yang sama seperti tuga bulan lalu pertama mereka berdua saling mengenal. Sarti perempuan yang tidak terlalu menggemari solek menyolek soal rupa, mungkin dia penganut paham “dont judge the book by its cover” kali ya, sementara lewi juga sebelas dua belas dengan sarti, tapi lewi terkenal pemikir yang kritis beberapa kali dia pernah terlibat konflik dengan beberapa pejabat, anggota DPRD pun pernah dihardiknya, baginya siapapun itu selama dia manusia semuanya harus setara tidak ada yang boleh mengintimidasinya, hal itu juga lah yang membuat sarti begitu mengagumi lewi

Malam itu mereka duduk bersebelahan di bangku cafe yang tidak terlalau panjang, lewi memandang sarti dengan penuh kedalaman tatapan matanya menusuk nusuk hingga mengalirkan degupan jantung yang begitu cepat bagi sarti, kenapa melihatku seperti itu apa yang kamu pikirkan tanyanya, aku mencintaimu sarti sembari tangannya mulai menggenggam jari jemari  sarti dengan lebih lebih kuat

Tidak ada yang lebih indah dari malam itu, katak katakpun ikut bersorak setelah hujan menghilang, senyum mengembang mengalir dari wajah keduanya, tidak ada yang lebih indah dari orang jatuh cinta, bahkan lewi pun lupa bagaimana caranya berdemo jika sudah seperti malan itu semuanya terlihat baik baik saja. Tiba tiba lewi mendaratkan ciuman dipipi sarti secara mendadak, bibir melebar alis menjauh sarti dibuat terbang, hasrat yang menggebu gebu dan rindu yang mendera dera setelah dua minggu tidak bertemu, lewi baru saja selesai kongres organisasinya selama dua minggu di Bandung, maklum dia adalah ketua umum jadi organisasi selevel nasional itu membuatnya terpalanting kesana kemari

Apakah kamu meyakini dengan perasaanmu apakah itu benar benar cinta, bukan sekedar pengusir rasa sepimu tanya sarti, lalu menurutmu bagaimana ucap lewi, kalau aku jelas aku mencintaimu dengan tanpa alasan yang jelas, cinta yang benar benar pure, lewi mulai mengernyit,kamu beranggapan kalau cintamu yang paling besar, kamu yang lebih mencintai begitukah, kamu terlalu egois tuturnya

Bagaimana kamu mencintaiku jika kau terlalu sering mengabaikanku, tidak kau balaslah wa wa ku, kau hanya datang disaat kau butuh saja, bahkan dihari ulang tahunku kemarin kau lupa, jadi begitu maumu sarti oke, mulai sakarang aku akan memperhatikanmu, jika sedang rapat tidak pernah kuhiraukan wa wa itu seharusnya kamu tau itu, dan soal ulang tahun janganlah selalu kau gunakan untuk memojokkanku, itu yang paling aku benci dari wanita dia gemar menyimpan sampah yang seharusnya dibuang

Namanya juga cinta bagaimanapun lewi tidak akan merubah perasaan sarti, semakin lewi berdiplomasi soal hati dan alasan alasannya semakin dia tak ingin jauh darinya, hanya alibinya saja sengaja mengungkit ungkit hal hal sepele ya tidak lain untuk memancing lewi untuk berkata kata manis, untu membuatnya lebih memperhatikannya ya sarti sama seperti perempuan kebanyakan keakuan dan kekerasannya sebagai perempuan hatinya juga sama yang meleleh kena kata kata cinta dan rindu diperwanitakan oleh lelaki, soal gender tidak laku disini

Seharusnya kau paham sarti bahwa tidak ada sepasang kekasih yang sama irasionalnya, karena mereka akan saling melengkapi antara rasional dan irasional hubungan yang baik akan seperti itu.

Satu yang selalu kufikirkan, apa yang akan menjadi penyatu kita disaat kita tengah berkonflik, disaat hatimu mengeras dan pikiranku meninggi, hal ini lah yang akan selalu membuat kita tetap mendekat, itu yang harus kau pikirkan juga sarti, karena akan sangat menyedihkan jika saat ini kita saling memiliki dan esok hari kita saling memaki, jika kita kekasih tentunya tetap bersamalah yang akan membuat bahagia……

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s