Memulai Usaha, Jangan Lupa Business Plan

Sektor usaha seakan akan mulai menemukan endemiknya dengan munculnya wirausaha wirausaha baru, dengan berbagai varian produk. Hal tersebut akan sangat bagus bagi perkembangan ekonomi makro di Indonesia, menurut riset bahwa jumlah pengusaha di Indonesia ditahun 2015 hanya sekitar 1,65 persen dari jumlah penduduk saat ini yakni sebanyak dua ratus lima puluh ribu jiwa, masih kalah dengan tetangga sebelah Malaysia, jumlah wirausaha disana sebesar 7% dari total jumlah penduduknya. Sektor usaha tanah air harus mulai di gerakkan, untuk menjembatani kemudahan dalam berwirausaha pemerintah perlu untuk mempermuah hal hal teknis semacam perijinan dan bantuan untuk promosi misalnya, ada sebuah ungkapan jika ingin mengabdi jadilah guru dan jika ingin kaya jadilah pengusaha, ada benarnya juga karena apa orang orang paling kaya di Indonesia adalah pengusaha, macam Chairul Tanjung, Mochtar Riady, dan Budi Hartono

 

Disini penulis tidak sedang menyinggung tentang potret dunia usaha di Indonesia namun penulis lebih ingin berbagi keilmuan dalam memulai dunia usaha, salah satu hal yang sering dianggap remeh dan tidak penting adalah Perencanaan Bisnis, banyak pengusaha pengusaha kita yang dalam memulai usahanya tidak memikirkan untuk sebuah perencanan, sehingga kebanyakan mereka asal jalan, tanpa analisa analisa yang baik untuk kemajuan usaha tersebut, akibatnya tidak sedikit usaha usaha yang didirikan kandas di tengah jalan.

Tertarik untuk mulai berwirausaha? jangan terburu buru , walaupun harus segera take action, satu hal yang tidak bisa dianggap tidak penting dalam berwirausaha adalah Business Plan atau rencana bisnis, ada yang beranggapan bahwa dalam berwirausaha yang terpenting adalah memulai, tidak usah direncana-rencanakan nanti bisa saja tidak jadi, dan sayangnya ungkapan tersebut banyak diamini oleh beberapa pihak. Perencanaan Bisnis atau Business Plan adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausaha yang menggambarkan semua unsur yang relevan baik internal maupun eksternal mengenai perusahaan untuk memulai pada waktu usaha. Adapun isinya sering merupakan perencanaan terpadu menyangkut pemasaran,permodalan,operasional dan sumber daya manusia.

Bagaimana menyusun rencana Bisnis, penyusunan rencana bisnis bisa dimulai dengan membuat daftar isian  yang berisi tentang perencanaan untuk bisnis yang akan kita buat, isian tersebut terdiri dari beberapa aspek dalam dalam berwirausaha, seperti identitas usaha, Aspek Produksi, Aspek Pemasaran, Aspek Organisasi dan Manajemen, dan Aspek keuangan, atau untuk lebih mudahnya teman teman bisa browsing terkait format dokumen Business Plan, jadi tinggal mengisi aja, di web ini juga saya sertakan tentang contoh dokumen perencanaan usaha, yang bisa di download di menu Download, oke kembali untuk menyusun perencanaan usaha, hal pertama yang perlu ditulis adalah soal profil usaha dimana didalamnya disebutkan terait nama usaha, nama pemilik, jenis dan bidang usaha, sejarah berdiriny usaha,dan infomasil lain terkait profil usaha, selanjutnya membahas tentang aspek produksi, secar mudahnya aspek produksi bisa di artikan tentang “bagaimana produk tersebut dihasilkan” jadi dalam aspek produksi ini diisi terkait hal hal yang berhubungan dengan bagaimana membuat produk tersebut, dari item produk yang memberikan gambaran spesifik tentang produk tersebut seperti dimensi produk (bentuk, ukuran, warna), nilai atau manfaat produk, item proses produksi yang berisi informasi tentang tahapan-tahapan proses yang diperlukan untuk menghasilkan produk atau output yang dimaksud. Bentuk proses biasa digambarkan dalam lembaran skema atau diagram alur yang disertai dengan keterangan deskriptif, item kapasitas produksi

Perencanaan kapasitas produksi dilakukan untuk semua mesin, peralatan, dan faktor produksi lainnya sesuai dengan rencana jumlah produk akhir yang akan dihasilkan. Dengan sendirinya, kapasitas produksi sampai dengan tingkatan yang rinci semuanya akan mengacu pada hasil dari perhitungan peluang pasar atas produk yang bersangkutan. Kapasitas produksi biasa dinyatakan dalam unit per periode waktu tertentu (tahun, bulan, minggu, hari, atau jam). Untuk perencanaan strategis, proyeksi kapasitas dilakukan dalam jangka minimal 3 tahun ke depan, sesuai dengan rencana produksinya. Item Tanah dan Bangunan perencanaan tanah dan bangunan berkaitan dengan lokasi untuk kantor, tempat usaha, pabrik, gudang, tempat parkir, dll. Untuk keperluan perhitungan kelayakan finansial usaha, maka perlu diperhitungkan ukuran, harga beli atau sewanya,pemasangan Sarana Penunjang Instalasi sarana penunjang berkaitan dengan tata letak (lay-out) yang termasuk dalam anggaran investasi. Pemasangan sarana penunjang ini meliputi listrik, air, telepon, internet, dan lain-lain, serta mesin dan peralatan yang dipergunakan, item bahan baku, dan yang  terakhir tenaga produksi langsung yang perlu memperhatikan hal-hal mengenai kualifikasi, tarif upah, jumlah tenaga yang dibutuhkan, dan persyaratan kerja.

Selanjutnya yakni Aspek Pemasaran, berisi tentang gambaran umum pasar seperti Segmen pasar, target pasar dan posisi produk kita diantara produk sejenis, kedua yakni Permintaan atau prediksi jumla permintan konsumen terhadap produk, ketiga tentang rencana penjualan dan pangsa pasar, keempat tentang strategi penjualan dilakukan berdasarkan analisa 7 P dengan alat analisis SWOT menurut Kottler yang terdiri atas Produk Strategi mengenai bagaimana produk usaha kita dapat menarik hati konsumen untuk membelinya. Produk usaha kita dapat dibedakan berdasarkan mutu / kualitas, ukuran, desain, kemasan, dan kegunaan lebih dibandingkan pesaing, Price Strategi mengenai bagaimana produk kita lebih menarik konsumen dari segi harga dibandingkan pesaing. Umumnya konsumen lebih tertarik kepada produk dengan harga yang lebih murah. Selainnya itu dari segi harga, kita dapat membedakan produk kita berdasarkan harga satuan dan harga grosir, syarat pembayaran, diskon/potongan harga, Promosi yakni strategi mengenai bagaimana produk kita dapat dikenal oleh konsumen melalui beberapa cara yakni iklan baik media cetak maupun non cetak seperti TV, Radio, Online, Sales promotion, penjulan langsung, Placement cara untuk mendistribusikan produk kita untuk sampai ke tangan konsumen. Sistem distribusi yang dilakukan dapat secara langsung ke konsumen atau melalui pedagang perantara seperti wholesaler   (pedagang besar) atau retailer (pedagang kecil), People Merupakan kriteria sumber daya manusia secara umum yang dapat meningkatkan penjualan produk ke konsumen secara langsung ataupun tidak langsung, Process Proses yang ditampilkan kepada konsumen agar konsumen tertarik untuk membeli. Proses yang dapat ditampilkan seperti proses produksi yang baik ataupun proses pelayanan terhadap konsumen dan Physical Evidence Penampilan fisik dari fasilitas pendukung atau sarana dalam menjual produk yang dapat dilihat langsung oleh konsumen. Seperti tempat yang menarik dan bersih untuk restoran.

Selanjutnya yakni aspek Organisasi dan Manajemen, yang berisi tentang informasi terkait organisasi usaha seperti nama perusahaan, nama pemilik, alamat, struktur organisasi, jumlah staf, uraian Tugas, selain itu dalam aspek ini orjuga berisi tentang legal formal usaha atau perijinan, dan juga inventaris kantor

Terakhir yakni aspek keuangan, yang memberikan gambaran satu tentang pendanaan usaha, kedua tentang Proyeksi keuangan yakni aspek finansial dari proposal bisnis harus dapat memperlihatkan potensi dana yang dimiliki, kebutuhan dana eksternal, perhitungan kelayakan usaha, termasuk di dalamnya 3 perfoema laporan keuangan: neraca, rugi-laba, dan cash flow, ketiga tentang Analisa kelayakan usaha dan analisa keuntungan, untuk bentuk dan informasi lebih lengkap tentang wirauaha bisa teman teman unduh di laman download.

Bagaimana sudah siap memulai usaha? ayo kita buat perencanaan bisnisnya dulu , selain itu penulis juga akan menjabarkan secara rasional manfaat perencanaan bisnis antara lain, kegunaan pertama dari business plan adalah untuk merancang strategi dan rencana awal bisnis Anda. Sebuah usaha yang baru tentu saja akan sulit berkembang jika dijalankan tanpa sebuah panduan dan rancangan. Maka dengan menyusun sebuah rencana bisnis, Anda akan lebih terarah dan terorientasi menuju jalan yang benar menuju kesuksesan bisnis. Kedua dari rencana bisnis yang telah Anda susun adalah untuk mendatangkan pemodal yang membantu bisnis Anda. Ya secara tidak langsung, rencana atau rancangan bisnis yang telah Anda buat bisa menjadi semacam proposal atau pelengkap proposal yang akan membantu Anda mendapatkan investor. Ketiga Dunia bisnis yang begitu luas tentu akan membuat banyak pilihan dan akhirnya menjadikan pebisnis kebingungan dibuatnya. Maka agar tidak diombang-ambing dengan banyak pilihan dan tawaran serta beragam cara menjalankan bisnis yang ada, pebisnis perlu menyusun sebuah business plan atau rencana dan rancangan bisnis. Dengan adanya rencana bisnis ini Anda akan lebih fokus dan terarah dalam menentukan jenis bisnis, modal, strategi bisnis serta jenis pemasaran yang akan Anda gunakan, Kegunaan dan manfaat berikutnya dari business plan adalah memprediksi masa depan bisnis Anda. Tentu ketika Anda menyusun rencana bisnis, Anda akan membuat gambaran jangka pendek, menengah dan panjang bagi bisnis Anda, Terakhir, kegunaan dan manfaat dari adanya business plan adalah adanya kesempatan untuk menaikkan level bisnis Anda. Rencana dan rancangan bisnis yang disusun dengan baik akan membawa gairah tersendiri bagi Anda sebagai pebisnis untuk menjalankan roda usaha.

Nah, karena dari diri Anda sudah muncul semangat dan antusias dalam menggerakkan bisnis, maka perusahaan pun akan berpeluang besar tumbuh dan berkembang dengan cepat. Dengan keadaan ini tentu saja bisnis Anda telah naik level dari bisnis yang mungkin satu usia dengan bisnis Anda.

Maka dari itu jangan remehkan kekuatan yang ada dalam business plan ini. Cobalah membuat rencana bisnis ini dengan sebaik-baiknya dan bersiaplah untuk naik level dengan cepat.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s